<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>LibreOfficeImpress &amp;mdash; VN Blog</title>
    <link>https://qua.name/vn-blog/tag:LibreOfficeImpress</link>
    <description>Semua Tentang Visual Novel &amp; Kinetic Novel</description>
    <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 01:25:10 +0200</pubDate>
    <item>
      <title>Tutorial LibreOffice Impress 01: Membuat Visual Novel dengan LibreOffice Impress</title>
      <link>https://qua.name/vn-blog/tutorial-libreoffice-impress-01-membuat-visual-novel-dengan-libreoffice-impress</link>
      <description>&lt;![CDATA[Gambar: Ikon LibreOffice&#xA;!--more--&#xA;Daftar Isi&#xA;    Pembuka&#xA;    Membuat Visual Novel&#xA;    Hasil Game&#xA;    Penutup&#xA;&#xA;Pembuka&#xA;Halo, teman-teman. Di postingan kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat game Visual Novel dengan menggunakan LibreOffice Impress. Jika kalian ingin mengetahui review saya tentang aplikasi LibreOffice Impress ini, kalian bisa melihat postingan saya sebelumnya yang berjudul “[Review] LibreOffice Impress, Alat Murah untuk Bikin Visual Novel”. Oke, tanpa basa-basi lagi, ayo mulai!&#xA;&#xA;Membuat Visual Novel&#xA;Disini saya akan membuat Visual Novel pendek. Visual Novel ini terinspirasi dari Visual Novel yang tersedia bersama dengan game engine Ren’Py, The Question. Saya akan buat “The Question” versi saya ini lebih pendek &amp; berlatar belakang disebuah kamar tidur. Kalian bisa mengunduh aset yang saya pakai, link-nya ada dibagian Hasil Game. Oke, kita mulai.&#xA;&#xA;Buka LibreOffice Impress. Jika di kalian muncul jendela seperti di gambar dibawah, klik tanda silang atau klik “Cancel”, karena kita tidak akan menggunakan template apapun.&#xA;LOIVNTutorial01-01&#xA;Simpan dokumen kalian, untuk kasus ini akan saya simpan dengan nama “LibreOffice Impress VN Tutorial 01 v1” dengan format bawaan yaitu “.odp”.&#xA;LOIVNTutorial01-02&#xA;Untuk memasang gambar background, caranya dengan meng-klik kanan pada halaman presentasi, lalu klik “Properties...”.&#xA;Pastikan di bagian “Page”, “Paper Format” , formatnya “Screen 16:9” dan orientasinya “Landscape”.&#xA;LOIVNTutorial01-03&#xA;Klik tab “Background” lalu klik “Bitmap” dan klik “Add / Import”.&#xA;LOIVNTutorial01-04&#xA;Cari gambar backgroundnya, kalau sudah ketemu klik “Open”.&#xA;LOIVNTutorial01-05&#xA;Jika jendela seperti di gambar dibawah keluar, kalian bisa langsung meng-klik “OK” atau kalian juga bisa mengganti namanya dulu.&#xA;LOIVNTutorial01-06&#xA;Kalian bisa mengatur ukuran backgroundnya, kalau sudah klik “OK”.&#xA;Buat kotak dialognya dengan shape. Kalian bisa memilih bentuk shapenya, kalau saya akan memilih bentuk shape yang persegi panjang.&#xA;10. Taruh kotak dialognya dibagian tengah bawah dari halaman presentasi. Untuk menengahkan kotak dialognya, kalian bisa meng-klik ikon segitiga disebelahnya ikon “Align” lalu klik ikon “Centered”.&#xA;LOIVNTutorial01-07&#xA;11. Hapus text box “Click to add Title” dan text box “Click to add Text”.&#xA;12. Kotak dialognya akan saya buat agak transparan dan akan saya berikan gradient. Caranya klik kotak dialognya, lalu klik kanan dan pilih “Edit Style...”.&#xA;13. Klik tab “Transparency” lalu klik “Transparency:”. Isi “Transparency” sesuai selera.&#xA;LOIVNTutorial01-08&#xA;14. Untuk membuat gradientnya, klik tab “Area”, klik di dalam bagian “Gradient”. Ganti “Angle”-nya menjadi “0°” lalu ganti warnanya sesuai selera. Disini saya akan ganti warnanya menjadi “From Color: Dark Gray 2” dan “To Color: Black”. Lalu klik “OK”.&#xA;LOIVNTutorial01-09&#xA;15. Jika kalian merasa “Transparency” dari kotak dialognya terlalu transparan, kalian bisa merubahnya. Saya akan mengubah “Transparency”nya menjadi “25%”.&#xA;16. Salin kotak dialognya lalu letakkan diatas kotak dialog pertama. Kecilkan ukurannya. Kotak dialog ini akan kita gunakan untuk menampilkan nama karakter. Kalian juga bisa meng-edit kotaknya lagi.&#xA;LOIVNTutorial01-10&#xA;17. Buat text box &amp; isikan nama karakternya dibagian kotak yang kecil. Disini saya akan mengisinya dengan nama “Aku”. Ganti warna font-nya menjadi putih agar mudah dibaca.&#xA;18. Buat text box lagi untuk mengisi dialognya. Dialognya bisa kalian isi sesuai keinginan, kalau saya sendiri ingin karakter “Aku” ini sibuk dan serius gitu, jadi dialognya hanya saya isi “(. . .)”. Ganti warna font-nya menjadi putih juga agar mudah dibaca.&#xA;Catatan: Disini saya menggunakan text box untuk memasukkan dialog &amp; nama karakter agar lebih fleksibel saat memakaikan animasi nanti. Kalian boleh langsung menambahkan dialog ke dalam boxnya yang transparan.&#xA;LOIVNTutorial01-11&#xA;19. Pastikan posisi teksnya sudah sesuai keinginan. Kalian bisa mengaturnya dahulu, seperti “Alignment”-nya, mungkin font-nya, dll. Disini saya akan mengganti “Alignment”-nya. Caranya yaitu blok seluruh teks dialog lalu klik kanan. Lalu pilih “Paragraph...”.&#xA;20. Di bagian “Alignment” ganti “Options” dari “Left” menjadi “Justified”. Kalian boleh mengganti ke opsi lain, ini hanya contoh. Lalu klik “OK”.&#xA;LOIVNTutorial01-12&#xA;21. Pastikan juga “Text Anchor” dari teks dialog kalian sudah sesuai. Cara melihatnya dengan mem-blok seluruh teksnya lalu klik kanan dan pilih “Text...”.&#xA;22. Di bagian “Text”, “Text Anchor”, pastikan titiknya berada di bagian atas tengah. Lalu klik “OK”.&#xA;LOIVNTutorial01-13&#xA;23. Di slide pertama ini lalu kita beri transisi. Caranya klik ikon “Slide Transition” disebelah kanan atau klik “Slide” di topbar lalu klik “Slide Transition”. Lalu pilih transisinya, saya akan memilih “Fade”. Pengaturan transisinya tidak ada yang saya ganti. Kalau kalian mau, kalian bisa mengaturnya.&#xA;LOIVNTutorial01-14&#xA;24. Lalu kita beri teks nama karakter &amp; dialognya animasi. Caranya blok semua teksnya lalu klik ikon “Custom Animation” dibawahnya ikon “Slide Transition”. Disini saya akan memasangkan animasi ke teks nama karakter dahulu.&#xA;25. Lalu klik ikon tambah untuk menambah animasi. Pilih animasi yang diinginkan. Kalau saya, saya akan memilih “Wedge” dengan durasi dan delay bawaan, jangan lupa ganti “Start:” dari “On click” menjadi “With previous”.&#xA;LOIVNTutorial01-15&#xA;26. Klik kanan pada animasi “Aku” lalu pilih “Effect Options...”. Di tab “Effect” bagian “Text Animation:” ganti “All at once” menjadi “Letter by letter”. Kalian bisa mengganti waktu delay-nya, tapi saya akan memakai opsi bawaannya. Kalau sudah klik “OK”.&#xA;LOIVNTutorial01-16&#xA;27. Sekarang tambahkan animasi untuk dialognya. Caranya sama. Yang membedakan hanya saya mengganti delay animasinya dari “0.0 sec” menjadi “0.5 sec”.&#xA;28. Duplikat “Slide 1”. Ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” dan dialognya menjadi “Lagi ngapain?”.&#xA;29. Di “Slide 2” ini kita tidak butuh transisi, jadi hapus transisinya. Alasan kita tidak memakai transisi lagi yaitu karena kita tidak berpindah tempat, ya… jadi seperti itu.&#xA;LOIVNTutorial01-17&#xA;30. Sekarang kita akan memasukkan karakternya. Ada berbagai cara memasukkannya. Kalian bisa men-drag n drop gambar karakternya atau mengklik ikon “Insert Image” atau klik “Insert” di topbar lalu klik “Image...”.&#xA;31. Masukkan gambar karakter perempuan dengan ekspresi tersenyum. Letakkan ditengah dan dibelakangnya boks dialog.&#xA;LOIVNTutorial01-18&#xA;32. Berikan karakter perempuannya animasi. Disini saya akan memberikan animasi “Fade In” dengan “Start: With previous” dan durasinya “1.00 sec”. Pastikan juga animasinya ada di deret paling atas.&#xA;LOIVNTutorial01-19&#xA;33. Duplikat slide-nya lagi. Ganti nama karakternya menjadi “Aku” lagi dan dialognya menjadi “Ah! Anu... Lagi bikin Visual Novel.”.&#xA;34. Hapus animasi karakternya, sehingga yang punya animasi hanya teks saja.&#xA;LOIVNTutorial01-20&#xA;35. Duplikat slide-nya lagi. Ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” lagi dan dialognya menjadi “Visual Novel? Apa itu?”.&#xA;36. Ganti gambar karakternya menjadi gambar karakter perempuan yang sama namun dengan ekspresi bingung. Caranya klik gambar lalu klik kanan dan pilih “Replace...”.&#xA;LOIVNTutorial01-21&#xA;37. Salin kotak boks karakter 2x &amp; taruh di tengah-tengah slide. Kita akan buat 2 kotak itu menjadi boks “Choice”. Ganti tulisan di boks yang atas dengan “Cerita novel dengan berbagai pilihan hidup.” dan boks kedua menjadi “Game simulasi pacaran.”.&#xA;LOIVNTutorial01-22&#xA;38. Berikan boks pilihannya animasi. Disini saya memberi animasi “Fade In” dengan durasinya tidak saya ganti namun waktu delaynya saya ganti menjadi “3.0 sec”. Start-nya juga saya ganti menjadi “With previous”.&#xA;39. Sekarang berikan teks pilihannya animasi. Saya akan memberikan animasi “Wedge” dengan durasi yang tidak saya ganti, waktu delay-nya saya ganti menjadi “3.5 sec” dan start-nya menjadi “With previous”. Dan pastikan penempatannya dibawah dari setiap animasi boks. Dan lagi, jangan lupa mengubah “Text Animation:”-nya yang ada di “Effect Options...” dari “All at once” menjadi “Letter by letter”.&#xA;LOIVNTutorial01-23&#xA;40. Disini saya masih belum membuat boks-nya bekerja seperti tombol. Disini kita akan menduplikat slide-nya, hapus boks “Choice” &amp; teksnya,  dan ganti nama karakternya menjadi “Aku” dengan dialog “Visual Novel itu novel yang berisi gambar &amp; berbagai pilihan untuk menentukan ceritanya.”. Ganti karakternya juga dengan karakter dengan ekspresi tersenyum seperti sebelum-sebelumnya.&#xA;LOIVNTutorial01-24&#xA;41. Duplikat “Slide”-nya lagi, lalu ganti dialognya saja menjadi “Visual Novel itu game simulasi pacaran yang di dalamnya kamu bisa pacaran dengan siapa saja.”.&#xA;LOIVNTutorial01-25&#xA;42. Sekarang, kita balik lagi ke slide “Choice”. Kita akan membuat boks-nya bisa seperti tombol. Pertama, seleksi boks pilihan yang atas lalu klik kanan dan pilih “Interaction...”.&#xA;43. Ganti “Action at mouse click:” dari “No action” menjadi “Go to next slide”. Lalu klik “OK”.&#xA;LOIVNTutorial01-26&#xA;44. Seleksi boks pilihan yang kedua, lalu masuk ke dalam jendela “Interaction...”. Ganti “Action at mouse click:” dari “No action” menjadi “Go to page or object” dan pilih “Target”-nya “Slide 6”. Lalu klik “OK”.&#xA;LOIVNTutorial01-27&#xA;45. Karena keterbatasan dari aplikasinya, kita tidak bisa masuk dari dua rute langsung ke salah satu slide, jadi pilihannya yaitu menduplikat seluruh cerita selanjutnya ke dalam rute ke-1 dan ke-2.&#xA;46. Duplikat “Slide 6”, ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” dan dialognya menjadi “Sekarang aku mengerti...”.&#xA;LOIVNTutorial01-28&#xA;47. Duplikat slide-nya lagi. Lalu ganti nama karakternya menjadi “Aku” dengan dialog “Apa kamu mau nyoba Visual Novel bikinanku?”.&#xA;LOIVNTutorial01-29&#xA;48. Duplikat slide-nya lagi. Lalu ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” dengan dialog “Ya.”.&#xA;LOIVNTutorial01-30&#xA;49. Oke. Ceritanya akan saya stop disitu. Sekarang kita salin ceritanya ke rute ke-2 dari karakter “Aku” yang berbicara “Sekarang aku mengerti...” (atau “Slide 7” di saya) sampai dengan karakter “Jeannie” yang berbicara “Ya.” (atau “Slide 9” di saya). Taruh slide-slide itu dibawahnya karakter “Aku” yang berbicara “Visual Novel itu novel yang berisi gambar &amp; berbagai pilihan untuk menentukan ceritanya.” (atau “Slide 5” di saya).&#xA;50. Sekarang, saya akan membuat halaman / slide “End” agar Visual Novelnya sedikit lebih rapi &amp; bagus. Caranya duplikat “Slide 8” lalu hapus kotak dialognya &amp; gambar karakternya sehingga yang tersisa hanya kotak nama karakter &amp; teksnya. Letakkan kedua objek itu ditengah dan ganti teksnya menjadi “.:. Selesai .:.”.&#xA;LOIVNTutorial01-31&#xA;51. Seleksi kotaknya lalu berikan interaksi “Exit presentation”, kalau sudah klik “OK”.&#xA;LOIVNTutorial01-32&#xA;52. Ganti gambar background-nya menjadi hitam.&#xA;53. Salin slide-nya lalu taruh di slide paling bawah.&#xA;54. Jika kalian ingin memasukkan musik, pergi ke “Slide 1” lalu ke “Slide Transition”, di bawah ada tulisan “Sound:”, ganti dari “No sound” menjadi “Other sound...&#34;, lalu cari musiknya. Kalau sudah klik “Open”.&#xA;LOIVNTutorial01-33&#xA;55. Klik “Loop until next sound” untuk membuat musik kalian tetap berjalan saat berganti slide.&#xA;LOIVNTutorial01-34&#xA;&#xA;Selesai. Kalian boleh melanjutkan membuat Visual Novel, tapi saya akan mengakhiri sampai sini dulu. Hasil Visual Novel di tutorial ini bisa diunduh di bawah di bagian Hasil Game.&#xA;&#xA;Hasil Game&#xA;Jika kalian ingin mencoba hasil game yang kita buat. Kalian bisa mengunduhnya disini. Di dalamnya juga terdapat aset-aset Visual Novel yang digunakan di tutorial ini.&#xA;&#xA;Penutup&#xA;Oke teman-teman. Sekian tutorial ini. Artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh disini dan jika kalian ingin dokumen versi raw-nya bisa diunduh disini dalam bentuk ODT. Sampai jumpa! Sampai bertemu lagi di postingan selanjutnya… Bye bye… :-)&#xA;&#xA;#Tutorial #LibreOfficeImpress&#xA;&#xA;  Artikel ini dilisensikan dengan lisensi CC BY-SA 4.0]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><img src="https://i.imgur.com/I7EvFfW.png" alt="Gambar: Ikon LibreOffice">
</p>

<h2 id="daftar-isi">Daftar Isi</h2>

<p>    1. Pembuka
    2. Membuat Visual Novel
    3. Hasil Game
    4. Penutup</p>

<h2 id="pembuka">Pembuka</h2>

<p>Halo, teman-teman. Di postingan kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat game Visual Novel dengan menggunakan LibreOffice Impress. Jika kalian ingin mengetahui review saya tentang aplikasi LibreOffice Impress ini, kalian bisa melihat postingan saya sebelumnya yang berjudul “<a href="https://qua.name/vn-blog/review-libreoffice-impress-alat-murah-untuk-bikin-visual-novel" rel="nofollow">[Review] LibreOffice Impress, Alat Murah untuk Bikin Visual Novel</a>”. Oke, tanpa basa-basi lagi, ayo mulai!</p>

<h2 id="membuat-visual-novel">Membuat Visual Novel</h2>

<p>Disini saya akan membuat Visual Novel pendek. Visual Novel ini terinspirasi dari Visual Novel yang tersedia bersama dengan game engine Ren’Py, The Question. Saya akan buat “The Question” versi saya ini lebih pendek &amp; berlatar belakang disebuah kamar tidur. Kalian bisa mengunduh aset yang saya pakai, link-nya ada dibagian <strong>Hasil Game</strong>. Oke, kita mulai.</p>
<ol><li>Buka <strong><em>LibreOffice Impress</em></strong>. Jika di kalian muncul jendela seperti di gambar dibawah, klik tanda silang atau klik “<strong><em>Cancel</em></strong>”, karena kita tidak akan menggunakan template apapun.
<img src="https://i.imgur.com/ukpNBpP.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_01"></li>
<li>Simpan dokumen kalian, untuk kasus ini akan saya simpan dengan nama “LibreOffice Impress VN Tutorial 01 v1” dengan format bawaan yaitu “.odp”.
<img src="https://i.imgur.com/lAEDNkp.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_02"></li>
<li>Untuk memasang gambar background, caranya dengan meng-klik kanan pada halaman presentasi, lalu klik “<strong><em>Properties...</em></strong>”.</li>
<li>Pastikan di bagian “<strong><em>Page</em></strong>”, “<strong><em>Paper Format</em></strong>” , formatnya “<strong><em>Screen 16:9</em></strong>” dan orientasinya “<strong><em>Landscape</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/ETTiWYN.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_03"></li>
<li>Klik tab “<strong><em>Background</em></strong>” lalu klik “<strong><em>Bitmap</em></strong>” dan klik “<strong><em>Add / Import</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/b93BlPz.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_04"></li>
<li>Cari gambar backgroundnya, kalau sudah ketemu klik “<strong><em>Open</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/6EwGuZC.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_05"></li>
<li>Jika jendela seperti di gambar dibawah keluar, kalian bisa langsung meng-klik “<strong><em>OK</em></strong>” atau kalian juga bisa mengganti namanya dulu.
<img src="https://i.imgur.com/NmPI5VE.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_06"></li>
<li>Kalian bisa mengatur ukuran backgroundnya, kalau sudah klik “<strong><em>OK</em></strong>”.</li>
<li>Buat kotak dialognya dengan shape. Kalian bisa memilih bentuk shapenya, kalau saya akan memilih bentuk shape yang persegi panjang.</li>
<li>Taruh kotak dialognya dibagian tengah bawah dari halaman presentasi. Untuk menengahkan kotak dialognya, kalian bisa meng-klik ikon segitiga disebelahnya ikon “<strong><em>Align</em></strong>” lalu klik ikon “<strong><em>Centered</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/F65V4Rk.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_07"></li>
<li>Hapus text box “<strong><em>Click to add Title</em></strong>” dan text box “<strong><em>Click to add Text”</em></strong>.</li>
<li>Kotak dialognya akan saya buat agak transparan dan akan saya berikan gradient. Caranya klik kotak dialognya, lalu klik kanan dan pilih “<strong><em>Edit Style...</em></strong>”.</li>
<li>Klik tab “<strong><em>Transparency</em></strong>” lalu klik “<strong><em>Transparency:</em></strong>”. Isi “<strong><em>Transparency</em></strong>” sesuai selera.
<img src="https://i.imgur.com/TbtyE6P.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_08"></li>
<li>Untuk membuat gradientnya, klik tab “<strong><em>Area</em></strong>”, klik di dalam bagian “<strong><em>Gradient</em></strong>”. Ganti “<strong><em>Angle</em></strong>”-nya menjadi “<strong><em>0°</em></strong>” lalu ganti warnanya sesuai selera. Disini saya akan ganti warnanya menjadi “<strong><em>From Color: Dark Gray 2</em></strong>” dan “<strong><em>To Color: Black</em></strong>”. Lalu klik “<strong><em>OK</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/nfaBoGM.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_09"></li>
<li>Jika kalian merasa “<strong><em>Transparency</em></strong>” dari kotak dialognya terlalu transparan, kalian bisa merubahnya. Saya akan mengubah “<strong><em>Transparency</em></strong>”nya menjadi “<strong><em>25%</em></strong>”.</li>
<li>Salin kotak dialognya lalu letakkan diatas kotak dialog pertama. Kecilkan ukurannya. Kotak dialog ini akan kita gunakan untuk menampilkan nama karakter. Kalian juga bisa meng-edit kotaknya lagi.
<img src="https://i.imgur.com/Ig2DbGn.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_10"></li>
<li>Buat text box &amp; isikan nama karakternya dibagian kotak yang kecil. Disini saya akan mengisinya dengan nama “Aku”. Ganti warna font-nya menjadi putih agar mudah dibaca.</li>
<li>Buat text box lagi untuk mengisi dialognya. Dialognya bisa kalian isi sesuai keinginan, kalau saya sendiri ingin karakter “Aku” ini sibuk dan serius gitu, jadi dialognya hanya saya isi “(. . .)”. Ganti warna font-nya menjadi putih juga agar mudah dibaca.
<em>Catatan: Disini saya menggunakan text box untuk memasukkan dialog &amp; nama karakter agar lebih fleksibel saat memakaikan animasi nanti. Kalian boleh langsung menambahkan dialog ke dalam boxnya yang transparan.</em>
<img src="https://i.imgur.com/UDMqX90.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_11"></li>
<li>Pastikan posisi teksnya sudah sesuai keinginan. Kalian bisa mengaturnya dahulu, seperti “<strong><em>Alignment</em></strong>”-nya, mungkin font-nya, dll. Disini saya akan mengganti “<strong><em>Alignment</em></strong>”-nya. Caranya yaitu blok seluruh teks dialog lalu klik kanan. Lalu pilih “<strong><em>Paragraph...</em></strong>”.</li>
<li>Di bagian “<strong><em>Alignment</em></strong>” ganti “<strong><em>Options</em></strong>” dari “<strong><em>Left</em></strong>” menjadi “<strong><em>Justified</em></strong>”. Kalian boleh mengganti ke opsi lain, ini hanya contoh. Lalu klik “<strong><em>OK</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/BJbUSYN.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_12"></li>
<li>Pastikan juga “<strong><em>Text Anchor</em></strong>” dari teks dialog kalian sudah sesuai. Cara melihatnya dengan mem-blok seluruh teksnya lalu klik kanan dan pilih “<strong><em>Text...</em></strong>”.</li>
<li>Di bagian “<strong><em>Text</em></strong>”, “<strong><em>Text Anchor</em></strong>”, pastikan titiknya berada di bagian atas tengah. Lalu klik “<strong><em>OK</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/2Ku9AP5.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_13"></li>
<li>Di slide pertama ini lalu kita beri transisi. Caranya klik ikon “<strong><em>Slide Transition</em></strong>” disebelah kanan atau klik “<strong><em>Slide</em></strong>” di topbar lalu klik “<strong><em>Slide Transition</em></strong>”. Lalu pilih transisinya, saya akan memilih “<strong><em>Fade</em></strong>”. Pengaturan transisinya tidak ada yang saya ganti. Kalau kalian mau, kalian bisa mengaturnya.
<img src="https://i.imgur.com/0xMaMxy.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_14"></li>
<li>Lalu kita beri teks nama karakter &amp; dialognya animasi. Caranya blok semua teksnya lalu klik ikon “<strong><em>Custom Animation</em></strong>” dibawahnya ikon “<strong><em>Slide Transition</em></strong>”. Disini saya akan memasangkan animasi ke teks nama karakter dahulu.</li>
<li>Lalu klik ikon tambah untuk menambah animasi. Pilih animasi yang diinginkan. Kalau saya, saya akan memilih “<strong><em>Wedge</em></strong>” dengan durasi dan delay bawaan, jangan lupa ganti “<strong><em>Start:</em></strong>” dari “<strong><em>On click</em></strong>” menjadi “<strong><em>With previous</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/NIoH2mw.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_15"></li>
<li>Klik kanan pada animasi “<strong><em>Aku</em></strong>” lalu pilih “<strong><em>Effect Options...</em></strong>”. Di tab “<strong><em>Effect</em></strong>” bagian “<strong><em>Text Animation:</em></strong>” ganti “<strong><em>All at once</em></strong>” menjadi “<strong><em>Letter by letter</em></strong>”. Kalian bisa mengganti waktu delay-nya, tapi saya akan memakai opsi bawaannya. Kalau sudah klik “<strong><em>OK</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/29gUjhw.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_16"></li>
<li>Sekarang tambahkan animasi untuk dialognya. Caranya sama. Yang membedakan hanya saya mengganti delay animasinya dari “<strong><em>0.0 sec</em></strong>” menjadi “<strong><em>0.5 sec</em></strong>”.</li>
<li>Duplikat “<strong><em>Slide 1</em></strong>”. Ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” dan dialognya menjadi “Lagi ngapain?”.</li>
<li>Di “<strong><em>Slide 2</em></strong>” ini kita tidak butuh transisi, jadi hapus transisinya. Alasan kita tidak memakai transisi lagi yaitu karena kita tidak berpindah tempat, ya… jadi seperti itu.
<img src="https://i.imgur.com/GWoSMzO.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_17"></li>
<li>Sekarang kita akan memasukkan karakternya. Ada berbagai cara memasukkannya. Kalian bisa men-drag n drop gambar karakternya atau mengklik ikon “<strong><em>Insert Image</em></strong>” atau klik “<strong><em>Insert</em></strong>” di topbar lalu klik “<strong><em>Image...</em></strong>”.</li>
<li>Masukkan gambar karakter perempuan dengan ekspresi tersenyum. Letakkan ditengah dan dibelakangnya boks dialog.
<img src="https://i.imgur.com/bWTSe8w.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_18"></li>
<li>Berikan karakter perempuannya animasi. Disini saya akan memberikan animasi “<strong><em>Fade In</em></strong>” dengan “<strong><em>Start: With previous</em></strong>” dan durasinya “<strong><em>1.00 sec</em></strong>”. Pastikan juga animasinya ada di deret paling atas.
<img src="https://i.imgur.com/Gtafh4p.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_19"></li>
<li>Duplikat slide-nya lagi. Ganti nama karakternya menjadi “Aku” lagi dan dialognya menjadi “Ah! Anu... Lagi bikin Visual Novel.”.</li>
<li>Hapus animasi karakternya, sehingga yang punya animasi hanya teks saja.
<img src="https://i.imgur.com/gTyZOTP.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_20"></li>
<li>Duplikat slide-nya lagi. Ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” lagi dan dialognya menjadi “Visual Novel? Apa itu?”.</li>
<li>Ganti gambar karakternya menjadi gambar karakter perempuan yang sama namun dengan ekspresi bingung. Caranya klik gambar lalu klik kanan dan pilih “<strong><em>Replace...</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/gWJOjuV.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_21"></li>
<li>Salin kotak boks karakter 2x &amp; taruh di tengah-tengah slide. Kita akan buat 2 kotak itu menjadi boks “Choice”. Ganti tulisan di boks yang atas dengan “Cerita novel dengan berbagai pilihan hidup.” dan boks kedua menjadi “Game simulasi pacaran.”.
<img src="https://i.imgur.com/1yx51uZ.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_22"></li>
<li>Berikan boks pilihannya animasi. Disini saya memberi animasi “<strong><em>Fade In</em></strong>” dengan durasinya tidak saya ganti namun waktu delaynya saya ganti menjadi “<strong><em>3.0 sec</em></strong>”. Start-nya juga saya ganti menjadi “<strong><em>With previous</em></strong>”.</li>
<li>Sekarang berikan teks pilihannya animasi. Saya akan memberikan animasi “<strong><em>Wedge</em></strong>” dengan durasi yang tidak saya ganti, waktu delay-nya saya ganti menjadi “<strong><em>3.5 sec</em></strong>” dan start-nya menjadi “<strong><em>With previous</em></strong>”. Dan pastikan penempatannya dibawah dari setiap animasi boks. Dan lagi, jangan lupa mengubah “<strong><em>Text Animation:</em></strong>”-nya yang ada di “<strong><em>Effect Options...</em></strong>” dari “<strong><em>All at once</em></strong>” menjadi “<strong><em>Letter by letter</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/JN0uEha.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_23"></li>
<li>Disini saya masih belum membuat boks-nya bekerja seperti tombol. Disini kita akan menduplikat slide-nya, hapus boks “Choice” &amp; teksnya,  dan ganti nama karakternya menjadi “Aku” dengan dialog “Visual Novel itu novel yang berisi gambar &amp; berbagai pilihan untuk menentukan ceritanya.”. Ganti karakternya juga dengan karakter dengan ekspresi tersenyum seperti sebelum-sebelumnya.
<img src="https://i.imgur.com/hIDGumf.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_24"></li>
<li>Duplikat “Slide”-nya lagi, lalu ganti dialognya saja menjadi “Visual Novel itu game simulasi pacaran yang di dalamnya kamu bisa pacaran dengan siapa saja.”.
<img src="https://i.imgur.com/C4jzEHo.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_25"></li>
<li>Sekarang, kita balik lagi ke slide “Choice”. Kita akan membuat boks-nya bisa seperti tombol. Pertama, seleksi boks pilihan yang atas lalu klik kanan dan pilih “<strong><em>Interaction...</em></strong>”.</li>
<li>Ganti “<strong><em>Action at mouse click:</em></strong>” dari “<strong><em>No action</em></strong>” menjadi “<strong><em>Go to next slide</em></strong>”. Lalu klik “<strong><em>OK</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/XKwTttb.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_26"></li>
<li>Seleksi boks pilihan yang kedua, lalu masuk ke dalam jendela “<strong><em>Interaction...</em></strong>”. Ganti “<strong><em>Action at mouse click:</em></strong>” dari “<strong><em>No action</em></strong>” menjadi “<strong><em>Go to page or object</em></strong>” dan pilih “<strong><em>Target</em></strong>”-nya “<strong><em>Slide 6</em></strong>”. Lalu klik “<strong><em>OK</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/O8TrKMn.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_27"></li>
<li>Karena keterbatasan dari aplikasinya, kita tidak bisa masuk dari dua rute langsung ke salah satu slide, jadi pilihannya yaitu menduplikat seluruh cerita selanjutnya ke dalam rute ke-1 dan ke-2.</li>
<li>Duplikat “<strong><em>Slide 6</em></strong>”, ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” dan dialognya menjadi “Sekarang aku mengerti...”.
<img src="https://i.imgur.com/xzDVfBA.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_28"></li>
<li>Duplikat slide-nya lagi. Lalu ganti nama karakternya menjadi “Aku” dengan dialog “Apa kamu mau nyoba Visual Novel bikinanku?”.
<img src="https://i.imgur.com/3ItsAqK.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_29"></li>
<li>Duplikat slide-nya lagi. Lalu ganti nama karakternya menjadi “Jeannie” dengan dialog “Ya.”.
<img src="https://i.imgur.com/tGnRWny.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_30"></li>
<li>Oke. Ceritanya akan saya stop disitu. Sekarang kita salin ceritanya ke rute ke-2 dari karakter “Aku” yang berbicara “Sekarang aku mengerti...” (atau “<strong><em>Slide 7</em></strong>” di saya) sampai dengan karakter “Jeannie” yang berbicara “Ya.” (atau “<strong><em>Slide 9</em></strong>” di saya). Taruh slide-slide itu dibawahnya karakter “Aku” yang berbicara “Visual Novel itu novel yang berisi gambar &amp; berbagai pilihan untuk menentukan ceritanya.” (atau “<strong><em>Slide 5</em></strong>” di saya).</li>
<li>Sekarang, saya akan membuat halaman / slide “End” agar Visual Novelnya sedikit lebih rapi &amp; bagus. Caranya duplikat “<strong><em>Slide 8</em></strong>” lalu hapus kotak dialognya &amp; gambar karakternya sehingga yang tersisa hanya kotak nama karakter &amp; teksnya. Letakkan kedua objek itu ditengah dan ganti teksnya menjadi “.:. Selesai .:.”.
<img src="https://i.imgur.com/nhFwvRJ.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_31"></li>
<li>Seleksi kotaknya lalu berikan interaksi “<strong><em>Exit presentation</em></strong>”, kalau sudah klik “<strong><em>OK</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/49azzzO.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_32"></li>
<li>Ganti gambar background-nya menjadi hitam.</li>
<li>Salin slide-nya lalu taruh di slide paling bawah.</li>
<li>Jika kalian ingin memasukkan musik, pergi ke “<strong><em>Slide 1</em></strong>” lalu ke “<strong><em>Slide Transition</em></strong>”, di bawah ada tulisan “<strong><em>Sound:</em></strong>”, ganti dari “<strong><em>No sound</em></strong>” menjadi “<strong><em>Other sound...</em></strong>”, lalu cari musiknya. Kalau sudah klik “<strong><em>Open</em></strong>”.
<img src="https://i.imgur.com/5sA5Jb9.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_33"></li>
<li>Klik “<strong><em>Loop until next sound</em></strong>” untuk membuat musik kalian tetap berjalan saat berganti slide.
<img src="https://i.imgur.com/QvFr9Bb.png" alt="LOI_VN_Tutorial_01_-_34"></li></ol>

<p>Selesai. Kalian boleh melanjutkan membuat Visual Novel, tapi saya akan mengakhiri sampai sini dulu. Hasil Visual Novel di tutorial ini bisa diunduh di bawah di bagian <strong>Hasil Game</strong>.</p>

<h2 id="hasil-game">Hasil Game</h2>

<p>Jika kalian ingin mencoba hasil game yang kita buat. Kalian bisa mengunduhnya <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=An9HMCBv81RB" rel="nofollow">disini</a>. Di dalamnya juga terdapat aset-aset Visual Novel yang digunakan di tutorial ini.</p>

<h2 id="penutup">Penutup</h2>

<p>Oke teman-teman. Sekian tutorial ini. Artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=JgnFD6mrQ8JQ" rel="nofollow">disini</a> dan jika kalian ingin dokumen versi raw-nya bisa diunduh <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=bqnxAOsLeAsN" rel="nofollow">disini</a> dalam bentuk ODT. Sampai jumpa! Sampai bertemu lagi di postingan selanjutnya… Bye bye… :–)</p>

<p><a href="/vn-blog/tag:Tutorial" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Tutorial</span></a> <a href="/vn-blog/tag:LibreOfficeImpress" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">LibreOfficeImpress</span></a></p>

<blockquote><p>Artikel ini dilisensikan dengan lisensi <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id" rel="nofollow">CC BY-SA 4.0</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
      <guid>https://qua.name/vn-blog/tutorial-libreoffice-impress-01-membuat-visual-novel-dengan-libreoffice-impress</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jul 2019 07:04:13 +0200</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>[Review] LibreOffice Impress, Alat Murah untuk Bikin Visual Novel</title>
      <link>https://qua.name/vn-blog/review-libreoffice-impress-alat-murah-untuk-bikin-visual-novel</link>
      <description>&lt;![CDATA[Gambar: Ikon LibreOffice&#xA;!--more--&#xA;Daftar Isi&#xA;    Review&#xA;    Keuntungan &amp; Kekurangan&#xA;    Nilai&#xA;    Demo Game&#xA;    Penutup&#xA;&#xA;Review&#xA;Halo teman-teman, kali ini saya akan mencoba dan mereview sebuah aplikasi yang sebenarnya bukan game engine visual novel bernama LibreOffice Impress. LibreOffice Impress ini merupakan aplikasi pengolah dokumen, biasanya digunakan untuk melakukan persentasi. Aplikasi ini gratis &amp; open source yang bisa di download di situs webnya. Aplikasinya juga tersedia untuk perangkat ber-Sistem Operasi GNU/Linux, MacOS, dan Windows.&#xA;&#xA;Mungkin kalian bingung atau merasa aneh, kenapa kok susah-susah membuat game Visual Novel atau pun Kinetic Novel disebuah aplikasi pengolah dokumen? Kenapa tidak langsung menggunakan game engine-nya langsung saja? Dan mungkin masih banyak lagi pertanyaannya.&#xA;&#xA;Ya. Kenapa saya membuat ini? Alasannya karena untuk membuktikan bahwa tidak menggunakan game engine sekalipun kita masih bisa membuat game, entah itu Visual Novel atau pun Kinetic Novel. Alasan kedua karena kita tidak perlu terlalu belajar hal baru, karena kita sudah terbiasa menggunakan aplikasi pengolah dokumen seperti LibreOffice ini. Dan, yang terakhir yaitu jika misalnya kalian tidak punya akses internet / akses internet kalian lambat sehingga tidak bisa mengunduh game engine, kalian masih bisa tetap membuat game di dalam aplikasi pengolah dokumen.&#xA;&#xA;Oke, mari lanjut me-review aplikasi LibreOffice Impress ini. Dari penggunaannya, aplikasi masih mudah digunakan. Kalian bisa langsung men-drag n drop gambar, suara, musik, lagu, atau pun video. Tampilannya ada berbagai macam, kalian juga bisa mengubah tampilan LibreOffice Impress ini seperti Microsoft PowerPoint. Mungkin, bagi kalian yang baru mengenal LibreOffice dan bingung cara penggunaannya, kalian bisa berkunjung ke situs web ini untuk belajar mengenai LibreOffice.&#xA;Berikut tangkapan layar LibreOffice Impress:&#xA;Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel&#xA;[Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel]&#xA;&#xA;Selain mudah digunakan, di dalam LibreOffice Impress ini juga punya banyak jenis efek-efek animasi yang bisa digunakan untuk mempercantik Visual Novel atau Kinetic Novel kalian.&#xA;Tidak hanya itu, kalian juga bisa menyimpan dokumen kalian dalam berbagai format. Mulai dari format Open Document seperti “.odp”, format “.pdf”, hingga format yang digunakan oleh Microsoft PowerPoint yaitu “.ppt” dan “.pptx”.&#xA;&#xA;Walaupun banyak sekali kemudahan, namun ada juga hal yang bisa bikin kita frustasi. Hal itu yaitu Slide. Jika kita membuat Visual Novel, kita bisa mudah bingung untuk mencari mana slide yang untuk route “ini”, mana slide untuk route “itu”, dst. Dan juga, jika Visual Novel kalian panjang ceritanya, bisa membuat kalian frustasi dan mungkin marah-marah.&#xA;&#xA;Berbeda halnya dengan Kinetic Novel, tidak banyak masalah yang dihadapi. Kalian masih bisa membuat game Kinetic Novel di LibreOffice Impress ini dengan santai karena ceritanya hanya mempunyai satu rute / linear. Walaupun begitu, semakin panjang Kinetic Novel yang kalian buat, semakin stres juga kalian karena banyak melakukan kegiatan yang berulang-ulang, contohnya men-duplicate slide, mengganti gambar karakter &amp; namanya, mengganti dialog, dan juga mungkin mengganti musiknya.&#xA;&#xA;Keuntungan &amp; Kekurangan&#xA;Keuntungan&#xA;    • Mudah digunakan.&#xA;    • Aplikasinya Mudah di dapat dan gratis serta open source.&#xA;    • Menghemat ruang penyimpanan, karena tidak perlu memasang-masang aplikasi lain.&#xA;    • Menghemat kuota internet, karena tidak perlu mengunduh aplikasi-aplikasi lain.&#xA;    • Banyak format dokumen yang ditawarkan.&#xA;    • Mudah untuk membuat Kinetic Novel.&#xA;    • Bagus untuk prototyping.&#xA;&#xA;Kekurangan&#xA;    • Bisa membuat frustasi jika ceritanya begitu panjang.&#xA;    • Susah &amp; membingungkan jika membuat Visual Novel.&#xA;    • Tidak bisa men-build Visual Novel / Kinetic Novel ke dalam bentuk executable.&#xA;    • Semua harus dibuat sendiri, contohnya sistem dialog, boks dialog, dll. Tidak ada yang otomatis.&#xA;    • Tidak ada fitur “Label” dan “Jump” sehingga harus mencari cara lain agar bisa mengimplementasikan fitur itu.&#xA;&#xA;Nilai&#xA;7/10&#xA;“Lumayan...”&#xA;&#xA;Demo Game&#xA;Kalian bisa mengunduh &amp; mencoba demo game yang saya buat saat mencoba LibreOffice Impress ini disini. Disitu saya sediakan berkas Visual Novelnya beserta berkas-berkas lainnya seperti gambar dan musik yang digunakan di dalam gamenya.&#xA;&#xA;Penutup&#xA;Oke, sekian review kali ini, artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh disini, kalian juga bisa mengunduh berkas raw-nya dalam bentuk ODT disini. &#xA;&#xA;Untuk aplikasi ini, walaupun mudah digunakan, tidak saya rekomedasikan untuk membuat game Visual Novel yang kompleks dan panjang. Saya hanya bisa menyarankan untuk membuat Kinetic Novel dan untuk prototyping saja, setelah itu hendaknya kalian memakai game engine khusus Visual/Kinetic Novel sehingga pekerjaan kalian bisa dikerjakan dengan cepat.&#xA;&#xA;Jika kalian masih penasaran dan ingin melihat tutorial-tutorial membuat Visual/Kinetic Novel dari saya menggunakan LibreOffice Impress ini, maka jangan lupa follow @vn-blog@qua.name sehingga kalian tidak ketinggalan tutorial-tutorial baru lainnya. Bye bye… :-)&#xA;&#xA;#Review #LibreOfficeImpress&#xA;&#xA;  Artikel ini dilisensikan dengan lisensi CC BY-SA 4.0]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><img src="https://i.imgur.com/I7EvFfW.png" alt="Gambar: Ikon LibreOffice">
</p>

<h2 id="daftar-isi">Daftar Isi</h2>

<p>    1. Review
    2. Keuntungan &amp; Kekurangan
    3. Nilai
    4. Demo Game
    5. Penutup</p>

<h2 id="review">Review</h2>

<p>Halo teman-teman, kali ini saya akan mencoba dan mereview sebuah aplikasi yang sebenarnya bukan game engine visual novel bernama LibreOffice Impress. LibreOffice Impress ini merupakan aplikasi pengolah dokumen, biasanya digunakan untuk melakukan persentasi. Aplikasi ini gratis &amp; open source yang bisa di download di situs webnya. Aplikasinya juga tersedia untuk perangkat ber-Sistem Operasi GNU/Linux, MacOS, dan Windows.</p>

<p>Mungkin kalian bingung atau merasa aneh, kenapa kok susah-susah membuat game Visual Novel atau pun Kinetic Novel disebuah aplikasi pengolah dokumen? Kenapa tidak langsung menggunakan game engine-nya langsung saja? Dan mungkin masih banyak lagi pertanyaannya.</p>

<p>Ya. Kenapa saya membuat ini? Alasannya karena untuk membuktikan bahwa tidak menggunakan game engine sekalipun kita masih bisa membuat game, entah itu Visual Novel atau pun Kinetic Novel. Alasan kedua karena kita tidak perlu terlalu belajar hal baru, karena kita sudah terbiasa menggunakan aplikasi pengolah dokumen seperti LibreOffice ini. Dan, yang terakhir yaitu jika misalnya kalian tidak punya akses internet / akses internet kalian lambat sehingga tidak bisa mengunduh game engine, kalian masih bisa tetap membuat game di dalam aplikasi pengolah dokumen.</p>

<p>Oke, mari lanjut me-review aplikasi LibreOffice Impress ini. Dari penggunaannya, aplikasi masih mudah digunakan. Kalian bisa langsung men-drag n drop gambar, suara, musik, lagu, atau pun video. Tampilannya ada berbagai macam, kalian juga bisa mengubah tampilan LibreOffice Impress ini seperti Microsoft PowerPoint. Mungkin, bagi kalian yang baru mengenal LibreOffice dan bingung cara penggunaannya, kalian bisa berkunjung ke <a href="http://belajarlibreofficeid.web.id/" rel="nofollow">situs web ini</a> untuk belajar mengenai LibreOffice.
Berikut tangkapan layar LibreOffice Impress:
<img src="https://i.imgur.com/hfeaT1n.png" alt="Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel">
<code>[Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel]</code></p>

<p>Selain mudah digunakan, di dalam LibreOffice Impress ini juga punya banyak jenis efek-efek animasi yang bisa digunakan untuk mempercantik Visual Novel atau Kinetic Novel kalian.
Tidak hanya itu, kalian juga bisa menyimpan dokumen kalian dalam berbagai format. Mulai dari format Open Document seperti “.odp”, format “.pdf”, hingga format yang digunakan oleh Microsoft PowerPoint yaitu “.ppt” dan “.pptx”.</p>

<p>Walaupun banyak sekali kemudahan, namun ada juga hal yang bisa bikin kita frustasi. Hal itu yaitu Slide. Jika kita membuat Visual Novel, kita bisa mudah bingung untuk mencari mana slide yang untuk route “ini”, mana slide untuk route “itu”, dst. Dan juga, jika Visual Novel kalian panjang ceritanya, bisa membuat kalian frustasi dan mungkin marah-marah.</p>

<p>Berbeda halnya dengan Kinetic Novel, tidak banyak masalah yang dihadapi. Kalian masih bisa membuat game Kinetic Novel di LibreOffice Impress ini dengan santai karena ceritanya hanya mempunyai satu rute / linear. Walaupun begitu, semakin panjang Kinetic Novel yang kalian buat, semakin stres juga kalian karena banyak melakukan kegiatan yang berulang-ulang, contohnya men-duplicate slide, mengganti gambar karakter &amp; namanya, mengganti dialog, dan juga mungkin mengganti musiknya.</p>

<h2 id="keuntungan-kekurangan">Keuntungan &amp; Kekurangan</h2>

<h3 id="keuntungan">Keuntungan</h3>

<p>    • Mudah digunakan.
    • Aplikasinya Mudah di dapat dan gratis serta open source.
    • Menghemat ruang penyimpanan, karena tidak perlu memasang-masang aplikasi lain.
    • Menghemat kuota internet, karena tidak perlu mengunduh aplikasi-aplikasi lain.
    • Banyak format dokumen yang ditawarkan.
    • Mudah untuk membuat Kinetic Novel.
    • Bagus untuk prototyping.</p>

<h3 id="kekurangan">Kekurangan</h3>

<p>    • Bisa membuat frustasi jika ceritanya begitu panjang.
    • Susah &amp; membingungkan jika membuat Visual Novel.
    • Tidak bisa men-build Visual Novel / Kinetic Novel ke dalam bentuk executable.
    • Semua harus dibuat sendiri, contohnya sistem dialog, boks dialog, dll. Tidak ada yang otomatis.
    • Tidak ada fitur “Label” dan “Jump” sehingga harus mencari cara lain agar bisa mengimplementasikan fitur itu.</p>

<h2 id="nilai">Nilai</h2>

<p>7/10
“Lumayan...”</p>

<h2 id="demo-game">Demo Game</h2>

<p>Kalian bisa mengunduh &amp; mencoba demo game yang saya buat saat mencoba LibreOffice Impress ini <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=xU2FeoE8mo9S" rel="nofollow">disini</a>. Disitu saya sediakan berkas Visual Novelnya beserta berkas-berkas lainnya seperti gambar dan musik yang digunakan di dalam gamenya.</p>

<h2 id="penutup">Penutup</h2>

<p>Oke, sekian review kali ini, artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=hFr73ELzfnCG" rel="nofollow">disini</a>, kalian juga bisa mengunduh berkas raw-nya dalam bentuk ODT <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=tUta9ED0aXMg" rel="nofollow">disini</a>.</p>

<p>Untuk aplikasi ini, walaupun mudah digunakan, tidak saya rekomedasikan untuk membuat game Visual Novel yang kompleks dan panjang. Saya hanya bisa menyarankan untuk membuat Kinetic Novel dan untuk prototyping saja, setelah itu hendaknya kalian memakai game engine khusus Visual/Kinetic Novel sehingga pekerjaan kalian bisa dikerjakan dengan cepat.</p>

<p>Jika kalian masih penasaran dan ingin melihat tutorial-tutorial membuat Visual/Kinetic Novel dari saya menggunakan LibreOffice Impress ini, maka jangan lupa follow <a href="https://qua.name/@/vn-blog@qua.name" class="u-url mention" rel="nofollow">@<span>vn-blog@qua.name</span></a> sehingga kalian tidak ketinggalan tutorial-tutorial baru lainnya. Bye bye… :–)</p>

<p><a href="/vn-blog/tag:Review" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Review</span></a> <a href="/vn-blog/tag:LibreOfficeImpress" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">LibreOfficeImpress</span></a></p>

<blockquote><p>Artikel ini dilisensikan dengan lisensi <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id" rel="nofollow">CC BY-SA 4.0</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
      <guid>https://qua.name/vn-blog/review-libreoffice-impress-alat-murah-untuk-bikin-visual-novel</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jul 2019 06:04:17 +0200</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Tutorial</title>
      <link>https://qua.name/vn-blog/tutorial</link>
      <description>&lt;![CDATA[Terakhir di perbarui tanggal 27 Juli 2019 jam 12:10.&#xA;&#xA;Umum&#xA;Apa itu Visual Novel?&#xA;Apa itu Kinetic Novel?&#xA;Etika dalam Menggunakan Aset dari Internet untuk Pembuatan Game&#xA;Daftar Game Engine Khusus Visual/Kinetic Novel&#xA;Link Tempat Mengunduh Aset untuk Membuat Visual/Kinetic Novel&#xA;&#xA;LibreOffice Impress&#xA;Tutorial LibreOffice Impress 01: Membuat Visual Novel dengan LibreOffice Impress&#xA;&#xA;Om3ga Visual Novel Engine (Ditunda)&#xA;SEEVN&#xA;Tutorial SEEVN 01: Mengenal Tampilan SEEVN&#xA;Tutorial SEEVN 02: Membuat Visual Novel&#xA;#Tutorial #GameEngine #SEEVN #LibreOfficeImpress]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><em>Terakhir di perbarui tanggal 27 Juli 2019 jam 12:10.</em></p>

<h2 id="umum">Umum</h2>
<ul><li><a href="https://qua.name/vn-blog/apa-itu-visual-novel" rel="nofollow">Apa itu Visual Novel?</a></li>
<li><a href="https://qua.name/vn-blog/apa-itu-kinetic-novel" rel="nofollow">Apa itu Kinetic Novel?</a></li>
<li><a href="https://qua.name/vn-blog/etika-dalam-menggunakan-aset-dari-internet-untuk-pembuatan-game" rel="nofollow">Etika dalam Menggunakan Aset dari Internet untuk Pembuatan Game</a></li>
<li><a href="https://qua.name/vn-blog/daftar-game-engine-khusus-visual-kinetic-novel" rel="nofollow">Daftar Game Engine Khusus Visual/Kinetic Novel</a></li>
<li><a href="https://qua.name/vn-blog/link-tempat-mengunduh-aset-untuk-membuat-visual-kinetic-novel" rel="nofollow">Link Tempat Mengunduh Aset untuk Membuat Visual/Kinetic Novel</a></li></ul>

<h2 id="libreoffice-impress">LibreOffice Impress</h2>
<ul><li><a href="https://qua.name/vn-blog/tutorial-libreoffice-impress-01-membuat-visual-novel-dengan-libreoffice-impress" rel="nofollow">Tutorial LibreOffice Impress 01: Membuat Visual Novel dengan LibreOffice Impress</a></li></ul>

<h2 id="om3ga-visual-novel-engine-ditunda">Om3ga Visual Novel Engine (Ditunda)</h2>
<ul><li></li></ul>

<h2 id="seevn">SEEVN</h2>
<ul><li><a href="https://qua.name/vn-blog/tutorial-seevn-01-mengenal-tampilan-seevn" rel="nofollow">Tutorial SEEVN 01: Mengenal Tampilan SEEVN</a></li>
<li><a href="https://qua.name/vn-blog/tutorial-seevn-02-membuat-visual-novel" rel="nofollow">Tutorial SEEVN 02: Membuat Visual Novel</a></li>
<li></li></ul>

<p><a href="/vn-blog/tag:Tutorial" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Tutorial</span></a> <a href="/vn-blog/tag:GameEngine" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">GameEngine</span></a> <a href="/vn-blog/tag:SEEVN" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">SEEVN</span></a> <a href="/vn-blog/tag:LibreOfficeImpress" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">LibreOfficeImpress</span></a></p>
]]></content:encoded>
      <guid>https://qua.name/vn-blog/tutorial</guid>
      <pubDate>Wed, 17 Jul 2019 15:58:23 +0200</pubDate>
    </item>
  </channel>
</rss>