<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>Review &amp;mdash; VN Blog</title>
    <link>https://qua.name/vn-blog/tag:Review</link>
    <description>Semua Tentang Visual Novel &amp; Kinetic Novel</description>
    <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 01:20:09 +0200</pubDate>
    <item>
      <title>[Review] LibreOffice Impress, Alat Murah untuk Bikin Visual Novel</title>
      <link>https://qua.name/vn-blog/review-libreoffice-impress-alat-murah-untuk-bikin-visual-novel</link>
      <description>&lt;![CDATA[Gambar: Ikon LibreOffice&#xA;!--more--&#xA;Daftar Isi&#xA;    Review&#xA;    Keuntungan &amp; Kekurangan&#xA;    Nilai&#xA;    Demo Game&#xA;    Penutup&#xA;&#xA;Review&#xA;Halo teman-teman, kali ini saya akan mencoba dan mereview sebuah aplikasi yang sebenarnya bukan game engine visual novel bernama LibreOffice Impress. LibreOffice Impress ini merupakan aplikasi pengolah dokumen, biasanya digunakan untuk melakukan persentasi. Aplikasi ini gratis &amp; open source yang bisa di download di situs webnya. Aplikasinya juga tersedia untuk perangkat ber-Sistem Operasi GNU/Linux, MacOS, dan Windows.&#xA;&#xA;Mungkin kalian bingung atau merasa aneh, kenapa kok susah-susah membuat game Visual Novel atau pun Kinetic Novel disebuah aplikasi pengolah dokumen? Kenapa tidak langsung menggunakan game engine-nya langsung saja? Dan mungkin masih banyak lagi pertanyaannya.&#xA;&#xA;Ya. Kenapa saya membuat ini? Alasannya karena untuk membuktikan bahwa tidak menggunakan game engine sekalipun kita masih bisa membuat game, entah itu Visual Novel atau pun Kinetic Novel. Alasan kedua karena kita tidak perlu terlalu belajar hal baru, karena kita sudah terbiasa menggunakan aplikasi pengolah dokumen seperti LibreOffice ini. Dan, yang terakhir yaitu jika misalnya kalian tidak punya akses internet / akses internet kalian lambat sehingga tidak bisa mengunduh game engine, kalian masih bisa tetap membuat game di dalam aplikasi pengolah dokumen.&#xA;&#xA;Oke, mari lanjut me-review aplikasi LibreOffice Impress ini. Dari penggunaannya, aplikasi masih mudah digunakan. Kalian bisa langsung men-drag n drop gambar, suara, musik, lagu, atau pun video. Tampilannya ada berbagai macam, kalian juga bisa mengubah tampilan LibreOffice Impress ini seperti Microsoft PowerPoint. Mungkin, bagi kalian yang baru mengenal LibreOffice dan bingung cara penggunaannya, kalian bisa berkunjung ke situs web ini untuk belajar mengenai LibreOffice.&#xA;Berikut tangkapan layar LibreOffice Impress:&#xA;Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel&#xA;[Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel]&#xA;&#xA;Selain mudah digunakan, di dalam LibreOffice Impress ini juga punya banyak jenis efek-efek animasi yang bisa digunakan untuk mempercantik Visual Novel atau Kinetic Novel kalian.&#xA;Tidak hanya itu, kalian juga bisa menyimpan dokumen kalian dalam berbagai format. Mulai dari format Open Document seperti “.odp”, format “.pdf”, hingga format yang digunakan oleh Microsoft PowerPoint yaitu “.ppt” dan “.pptx”.&#xA;&#xA;Walaupun banyak sekali kemudahan, namun ada juga hal yang bisa bikin kita frustasi. Hal itu yaitu Slide. Jika kita membuat Visual Novel, kita bisa mudah bingung untuk mencari mana slide yang untuk route “ini”, mana slide untuk route “itu”, dst. Dan juga, jika Visual Novel kalian panjang ceritanya, bisa membuat kalian frustasi dan mungkin marah-marah.&#xA;&#xA;Berbeda halnya dengan Kinetic Novel, tidak banyak masalah yang dihadapi. Kalian masih bisa membuat game Kinetic Novel di LibreOffice Impress ini dengan santai karena ceritanya hanya mempunyai satu rute / linear. Walaupun begitu, semakin panjang Kinetic Novel yang kalian buat, semakin stres juga kalian karena banyak melakukan kegiatan yang berulang-ulang, contohnya men-duplicate slide, mengganti gambar karakter &amp; namanya, mengganti dialog, dan juga mungkin mengganti musiknya.&#xA;&#xA;Keuntungan &amp; Kekurangan&#xA;Keuntungan&#xA;    • Mudah digunakan.&#xA;    • Aplikasinya Mudah di dapat dan gratis serta open source.&#xA;    • Menghemat ruang penyimpanan, karena tidak perlu memasang-masang aplikasi lain.&#xA;    • Menghemat kuota internet, karena tidak perlu mengunduh aplikasi-aplikasi lain.&#xA;    • Banyak format dokumen yang ditawarkan.&#xA;    • Mudah untuk membuat Kinetic Novel.&#xA;    • Bagus untuk prototyping.&#xA;&#xA;Kekurangan&#xA;    • Bisa membuat frustasi jika ceritanya begitu panjang.&#xA;    • Susah &amp; membingungkan jika membuat Visual Novel.&#xA;    • Tidak bisa men-build Visual Novel / Kinetic Novel ke dalam bentuk executable.&#xA;    • Semua harus dibuat sendiri, contohnya sistem dialog, boks dialog, dll. Tidak ada yang otomatis.&#xA;    • Tidak ada fitur “Label” dan “Jump” sehingga harus mencari cara lain agar bisa mengimplementasikan fitur itu.&#xA;&#xA;Nilai&#xA;7/10&#xA;“Lumayan...”&#xA;&#xA;Demo Game&#xA;Kalian bisa mengunduh &amp; mencoba demo game yang saya buat saat mencoba LibreOffice Impress ini disini. Disitu saya sediakan berkas Visual Novelnya beserta berkas-berkas lainnya seperti gambar dan musik yang digunakan di dalam gamenya.&#xA;&#xA;Penutup&#xA;Oke, sekian review kali ini, artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh disini, kalian juga bisa mengunduh berkas raw-nya dalam bentuk ODT disini. &#xA;&#xA;Untuk aplikasi ini, walaupun mudah digunakan, tidak saya rekomedasikan untuk membuat game Visual Novel yang kompleks dan panjang. Saya hanya bisa menyarankan untuk membuat Kinetic Novel dan untuk prototyping saja, setelah itu hendaknya kalian memakai game engine khusus Visual/Kinetic Novel sehingga pekerjaan kalian bisa dikerjakan dengan cepat.&#xA;&#xA;Jika kalian masih penasaran dan ingin melihat tutorial-tutorial membuat Visual/Kinetic Novel dari saya menggunakan LibreOffice Impress ini, maka jangan lupa follow @vn-blog@qua.name sehingga kalian tidak ketinggalan tutorial-tutorial baru lainnya. Bye bye… :-)&#xA;&#xA;#Review #LibreOfficeImpress&#xA;&#xA;  Artikel ini dilisensikan dengan lisensi CC BY-SA 4.0]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><img src="https://i.imgur.com/I7EvFfW.png" alt="Gambar: Ikon LibreOffice">
</p>

<h2 id="daftar-isi">Daftar Isi</h2>

<p>    1. Review
    2. Keuntungan &amp; Kekurangan
    3. Nilai
    4. Demo Game
    5. Penutup</p>

<h2 id="review">Review</h2>

<p>Halo teman-teman, kali ini saya akan mencoba dan mereview sebuah aplikasi yang sebenarnya bukan game engine visual novel bernama LibreOffice Impress. LibreOffice Impress ini merupakan aplikasi pengolah dokumen, biasanya digunakan untuk melakukan persentasi. Aplikasi ini gratis &amp; open source yang bisa di download di situs webnya. Aplikasinya juga tersedia untuk perangkat ber-Sistem Operasi GNU/Linux, MacOS, dan Windows.</p>

<p>Mungkin kalian bingung atau merasa aneh, kenapa kok susah-susah membuat game Visual Novel atau pun Kinetic Novel disebuah aplikasi pengolah dokumen? Kenapa tidak langsung menggunakan game engine-nya langsung saja? Dan mungkin masih banyak lagi pertanyaannya.</p>

<p>Ya. Kenapa saya membuat ini? Alasannya karena untuk membuktikan bahwa tidak menggunakan game engine sekalipun kita masih bisa membuat game, entah itu Visual Novel atau pun Kinetic Novel. Alasan kedua karena kita tidak perlu terlalu belajar hal baru, karena kita sudah terbiasa menggunakan aplikasi pengolah dokumen seperti LibreOffice ini. Dan, yang terakhir yaitu jika misalnya kalian tidak punya akses internet / akses internet kalian lambat sehingga tidak bisa mengunduh game engine, kalian masih bisa tetap membuat game di dalam aplikasi pengolah dokumen.</p>

<p>Oke, mari lanjut me-review aplikasi LibreOffice Impress ini. Dari penggunaannya, aplikasi masih mudah digunakan. Kalian bisa langsung men-drag n drop gambar, suara, musik, lagu, atau pun video. Tampilannya ada berbagai macam, kalian juga bisa mengubah tampilan LibreOffice Impress ini seperti Microsoft PowerPoint. Mungkin, bagi kalian yang baru mengenal LibreOffice dan bingung cara penggunaannya, kalian bisa berkunjung ke <a href="http://belajarlibreofficeid.web.id/" rel="nofollow">situs web ini</a> untuk belajar mengenai LibreOffice.
Berikut tangkapan layar LibreOffice Impress:
<img src="https://i.imgur.com/hfeaT1n.png" alt="Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel">
<code>[Gambar: Tampilan LibreOffice Impress dengan Cerita Visual Novel]</code></p>

<p>Selain mudah digunakan, di dalam LibreOffice Impress ini juga punya banyak jenis efek-efek animasi yang bisa digunakan untuk mempercantik Visual Novel atau Kinetic Novel kalian.
Tidak hanya itu, kalian juga bisa menyimpan dokumen kalian dalam berbagai format. Mulai dari format Open Document seperti “.odp”, format “.pdf”, hingga format yang digunakan oleh Microsoft PowerPoint yaitu “.ppt” dan “.pptx”.</p>

<p>Walaupun banyak sekali kemudahan, namun ada juga hal yang bisa bikin kita frustasi. Hal itu yaitu Slide. Jika kita membuat Visual Novel, kita bisa mudah bingung untuk mencari mana slide yang untuk route “ini”, mana slide untuk route “itu”, dst. Dan juga, jika Visual Novel kalian panjang ceritanya, bisa membuat kalian frustasi dan mungkin marah-marah.</p>

<p>Berbeda halnya dengan Kinetic Novel, tidak banyak masalah yang dihadapi. Kalian masih bisa membuat game Kinetic Novel di LibreOffice Impress ini dengan santai karena ceritanya hanya mempunyai satu rute / linear. Walaupun begitu, semakin panjang Kinetic Novel yang kalian buat, semakin stres juga kalian karena banyak melakukan kegiatan yang berulang-ulang, contohnya men-duplicate slide, mengganti gambar karakter &amp; namanya, mengganti dialog, dan juga mungkin mengganti musiknya.</p>

<h2 id="keuntungan-kekurangan">Keuntungan &amp; Kekurangan</h2>

<h3 id="keuntungan">Keuntungan</h3>

<p>    • Mudah digunakan.
    • Aplikasinya Mudah di dapat dan gratis serta open source.
    • Menghemat ruang penyimpanan, karena tidak perlu memasang-masang aplikasi lain.
    • Menghemat kuota internet, karena tidak perlu mengunduh aplikasi-aplikasi lain.
    • Banyak format dokumen yang ditawarkan.
    • Mudah untuk membuat Kinetic Novel.
    • Bagus untuk prototyping.</p>

<h3 id="kekurangan">Kekurangan</h3>

<p>    • Bisa membuat frustasi jika ceritanya begitu panjang.
    • Susah &amp; membingungkan jika membuat Visual Novel.
    • Tidak bisa men-build Visual Novel / Kinetic Novel ke dalam bentuk executable.
    • Semua harus dibuat sendiri, contohnya sistem dialog, boks dialog, dll. Tidak ada yang otomatis.
    • Tidak ada fitur “Label” dan “Jump” sehingga harus mencari cara lain agar bisa mengimplementasikan fitur itu.</p>

<h2 id="nilai">Nilai</h2>

<p>7/10
“Lumayan...”</p>

<h2 id="demo-game">Demo Game</h2>

<p>Kalian bisa mengunduh &amp; mencoba demo game yang saya buat saat mencoba LibreOffice Impress ini <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=xU2FeoE8mo9S" rel="nofollow">disini</a>. Disitu saya sediakan berkas Visual Novelnya beserta berkas-berkas lainnya seperti gambar dan musik yang digunakan di dalam gamenya.</p>

<h2 id="penutup">Penutup</h2>

<p>Oke, sekian review kali ini, artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=hFr73ELzfnCG" rel="nofollow">disini</a>, kalian juga bisa mengunduh berkas raw-nya dalam bentuk ODT <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=tUta9ED0aXMg" rel="nofollow">disini</a>.</p>

<p>Untuk aplikasi ini, walaupun mudah digunakan, tidak saya rekomedasikan untuk membuat game Visual Novel yang kompleks dan panjang. Saya hanya bisa menyarankan untuk membuat Kinetic Novel dan untuk prototyping saja, setelah itu hendaknya kalian memakai game engine khusus Visual/Kinetic Novel sehingga pekerjaan kalian bisa dikerjakan dengan cepat.</p>

<p>Jika kalian masih penasaran dan ingin melihat tutorial-tutorial membuat Visual/Kinetic Novel dari saya menggunakan LibreOffice Impress ini, maka jangan lupa follow <a href="https://qua.name/@/vn-blog@qua.name" class="u-url mention" rel="nofollow">@<span>vn-blog@qua.name</span></a> sehingga kalian tidak ketinggalan tutorial-tutorial baru lainnya. Bye bye… :–)</p>

<p><a href="/vn-blog/tag:Review" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Review</span></a> <a href="/vn-blog/tag:LibreOfficeImpress" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">LibreOfficeImpress</span></a></p>

<blockquote><p>Artikel ini dilisensikan dengan lisensi <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id" rel="nofollow">CC BY-SA 4.0</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
      <guid>https://qua.name/vn-blog/review-libreoffice-impress-alat-murah-untuk-bikin-visual-novel</guid>
      <pubDate>Sat, 27 Jul 2019 06:04:17 +0200</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>[Review] SEEVN, Game Engine Visual Novel Paling Gampang</title>
      <link>https://qua.name/vn-blog/review-seevn-game-engine-visual-novel-paling-gampang</link>
      <description>&lt;![CDATA[Gambar: Banner SEEVN di website Itch&#xA;!--more--&#xA;Daftar Isi&#xA;    Review&#xA;    Keuntungan &amp; Kekurangan&#xA;    Nilai&#xA;    Demo Game&#xA;    Penutup&#xA;&#xA;Review&#xA;Halo teman-teman, kali ini saya akan mencoba dan mereview aplikasi game engine visual novel bernama SEEVN. Game engine ini dibuat oleh kelompok atau perusahaan bernama WCU dengan base game engine Unity. Game engine ini pertama kali dirilis pada tanggal 23 April 2018. &#xA;&#xA;Kalian bisa mengunduh game enginenya secara gratis di Itch dan Google Play Store. Ya benar, Google Play Store. Game engine ini tersedia untuk perangkat ber-Sistem Operasi Android. Selain Android, kalian juga bisa menggunakannya di Linux, MacOS, dan tentu saja Windows.&#xA;&#xA;Seperti judul yang saya tulis, hal yang paling menarik menurut saya yaitu kemudahannya dalam membuat game Visual Novel. Tampilan aplikasinya minimalis banget. Bahkan untuk orang yang baru mulai belajar membuat game Visual Novel pun bisa langsung menggunakannya dengan mudah.&#xA;Berikut ini beberapa tangkapan layarnya:&#xA;Gambar 1: Menu utama SEEVN&#xA;[Gambar 1: Menu utama SEEVN]&#xA;Gambar 2: Editor SEEVN&#xA;[Gambar 2: Editor SEEVN]&#xA;Gambar 3: Memainkan game buatan SEEVN&#xA;[Gambar 3: Memainkan game buatan SEEVN]&#xA;&#xA;Selain UI yang sederhana dan mudah digunakan, hal lain yang menurut saya unik adalah editornya. Editor Visual Novel in berbeda seperti kebanyakan game engine Visual Novel dengan GUI. Editornya menggunakan sistem node. Sistem node ini sering saya temui di software 3D. Kelebihan dari sistem node ini yaitu mudah digunakan. Kalian hanya tinggal menghubungkan dialog satu dengan lainnya menggunakan sejenis kabel.&#xA;&#xA;Di dalam SEEVN ini kabel-kabel penghubung antar dialog mempunyai 5 jenis warna dan disebut label. Seperti namanya, kabel ini digunakan untuk melabeli sesuatu. Contohnya warna merah untuk “Continue”, warna biru untuk masuk ke route yang berbeda, dll. Label-label ini cukup berguna dan mudah dimengerti.&#xA;Berikut ini tangkapan layar SEEVN saat ada dialog:&#xA;Gambar 4: Editor SEEVN dengan proyek didalamnya&#xA;[Gambar 4: Editor SEEVN dengan proyek didalamnya]&#xA;&#xA;Oke, daritadi saya ngomong dan semuanya kelihatan bagus semuanya. Lalu, apa ada hal yang saya nggak suka? Ya, jawabannya ada.&#xA;&#xA;Untuk saat ini, SEEVN belum bisa memasukkan gambar karakter ke dalamnya, hanya bisa memasukkan gambar background. Nah, terus di gambar diatas kok bisa? Tentu saja saya mencari cara agar bisa memasukkan karakter ke dalam Visual Novel. Caranya yaitu menggabungkan gambar karakter dengan gambar background. Cara ini bisa dibilang melelahkan, dan juga bisa dibilang nggak. Jika kalian membuat game Visual Novel pendek, mungkin cara ini biasa saja. Namun kalau sebaliknya, kalian harus bekerja ekstra.&#xA;&#xA;Hal lain yang kurang saya suka yaitu format untuk mengekspor gamenya. Formatnya hanya “.seevn” dan hanya bisa dimainkan di aplikasi SEEVN sendiri. Ini kurang menguntungkan kalian jika kalian ingin memproduksi game Visual Novel dan menjualnya. Jika kalian hanya ingin coba-coba atau hanya sekedar hobi, boleh lah dicoba.&#xA;&#xA;Selain itu, pengembangan game engine ini tergolong lambat. Saya tidak tahu apakah karena masih baru atau bagaimana. Tapi yang pasti, sampai artikel ini ditulis, versi desktop hanya di v1.0, dan versi Android sudah di v.1.16 &amp; terakhir di update tanggal 11 Juli 2019.&#xA;&#xA;Tidak adanya versi iOS juga membuat saya seperti ada yang kurang. Kenapa hanya Android? Saya jadi sedikit kasihan dengan orang-orang yang memakai iOS.&#xA;&#xA;Dan yang paling terakhir, yang paling saya nggak suka dari game engine ini yaitu Community Support-nya yang jelek. Pihak dari WCU sendiri sampai artikel ini ditulis belum pernah membalas pertanyaan &amp; masalah dari pengguna SEEVN. Bahkan sampai saya mengirim surel pun, masih belum dibalas. Selain itu, website resminya pun belum tersedia. Hanya halaman Kebijakan Privasi saja yang tersedia.&#xA;&#xA;Keuntungan &amp; Kekurangan&#xA;Keuntungan&#xA;    • Mudah dipakai&#xA;    • UI simple&#xA;    • Tersedia di Android, Linux, MacOS, dan Windows&#xA;    • Gratis&#xA;    • Ukurannya kecil&#xA;&#xA;Kekurangan&#xA;    • Community Support-nya jelek.&#xA;    • Pengembangannya lambat (versi desktop).&#xA;    • Tidak ada versi iOS.&#xA;    • Website resminya belum ada.&#xA;    • Belum bisa membuat Visual Novel yang kompleks.&#xA;    • Tidak bisa memasukkan karakter. Karakter harus digabung dengan gambar background.&#xA;    • Format ekspor / publish hanya tersedia “.seevn”.&#xA;&#xA;Nilai&#xA;6,75/10&#xA;“Not bad, not bad...”&#xA;&#xA;Demo Game&#xA;Kalian bisa mengunduh &amp; mencoba demo game yang saya buat saat mencoba SEEVN ini disini. Disitu saya sediakan dalam dua bentuk berkas. Yang satu bisa di edit dengan nama “SEEVNDemo.seevn” dan satunya lagi yang sudah tidak bisa di edit lagi dengan nama “SEEVNFanDemov1_lock.seevn”.&#xA;&#xA;Penutup&#xA;Oke, sekian review kali ini, artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh disini atau kalian juga bisa mengunduh dokumennya versi raw dalam format ODT yang bisa diedit disini. &#xA;&#xA;Untuk game engine ini hanya saya rekomendasikan untuk orang-orang yang baru memulai masuk ke dunia pembuatan game dan ingin sesuatu yang sederhana. Jika kalian ingin mempelajari game engine ini saya akan membuat tutorialnya di postingan selanjutnya. Ditunggu ya… Bye bye… :-)&#xA;&#xA;#Review #GameEngine #SEEVN&#xA;&#xA;  Artikel ini dilisensikan dengan lisensi CC BY-SA 4.0]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><img src="https://i.imgur.com/mHCLF8B.png" alt="Gambar: Banner SEEVN di website Itch">
</p>

<h2 id="daftar-isi">Daftar Isi</h2>

<p>    1. Review
    2. Keuntungan &amp; Kekurangan
    3. Nilai
    4. Demo Game
    5. Penutup</p>

<h2 id="review">Review</h2>

<p>Halo teman-teman, kali ini saya akan mencoba dan mereview aplikasi game engine visual novel bernama SEEVN. Game engine ini dibuat oleh kelompok atau perusahaan bernama WCU dengan base game engine Unity. Game engine ini pertama kali dirilis pada tanggal 23 April 2018.</p>

<p>Kalian bisa mengunduh game enginenya secara gratis di <a href="https://wcu.itch.io/seevn" rel="nofollow">Itch</a> dan <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=co.wcu.seevn" rel="nofollow">Google Play Store</a>. Ya benar, Google Play Store. Game engine ini tersedia untuk perangkat ber-Sistem Operasi Android. Selain Android, kalian juga bisa menggunakannya di Linux, MacOS, dan tentu saja Windows.</p>

<p>Seperti judul yang saya tulis, hal yang paling menarik menurut saya yaitu kemudahannya dalam membuat game Visual Novel. Tampilan aplikasinya minimalis banget. Bahkan untuk orang yang baru mulai belajar membuat game Visual Novel pun bisa langsung menggunakannya dengan mudah.
Berikut ini beberapa tangkapan layarnya:
<img src="https://i.imgur.com/G99pG1r.png" alt="Gambar 1: Menu utama SEEVN">
<code>[Gambar 1: Menu utama SEEVN]</code>
<img src="https://i.imgur.com/4BLDTCV.png" alt="Gambar 2: Editor SEEVN">
<code>[Gambar 2: Editor SEEVN]</code>
<img src="https://i.imgur.com/vaTyHOq.png" alt="Gambar 3: Memainkan game buatan SEEVN">
<code>[Gambar 3: Memainkan game buatan SEEVN]</code></p>

<p>Selain UI yang sederhana dan mudah digunakan, hal lain yang menurut saya unik adalah editornya. Editor Visual Novel in berbeda seperti kebanyakan game engine Visual Novel dengan GUI. Editornya menggunakan sistem node. Sistem node ini sering saya temui di software 3D. Kelebihan dari sistem node ini yaitu mudah digunakan. Kalian hanya tinggal menghubungkan dialog satu dengan lainnya menggunakan sejenis kabel.</p>

<p>Di dalam SEEVN ini kabel-kabel penghubung antar dialog mempunyai 5 jenis warna dan disebut label. Seperti namanya, kabel ini digunakan untuk melabeli sesuatu. Contohnya warna merah untuk “Continue”, warna biru untuk masuk ke route yang berbeda, dll. Label-label ini cukup berguna dan mudah dimengerti.
Berikut ini tangkapan layar SEEVN saat ada dialog:
<img src="https://i.imgur.com/DpTkzL2.png" alt="Gambar 4: Editor SEEVN dengan proyek didalamnya">
<code>[Gambar 4: Editor SEEVN dengan proyek didalamnya]</code></p>

<p>Oke, daritadi saya ngomong dan semuanya kelihatan bagus semuanya. Lalu, apa ada hal yang saya nggak suka? Ya, jawabannya ada.</p>

<p>Untuk saat ini, SEEVN belum bisa memasukkan gambar karakter ke dalamnya, hanya bisa memasukkan gambar background. Nah, terus di gambar diatas kok bisa? Tentu saja saya mencari cara agar bisa memasukkan karakter ke dalam Visual Novel. Caranya yaitu menggabungkan gambar karakter dengan gambar background. Cara ini bisa dibilang melelahkan, dan juga bisa dibilang nggak. Jika kalian membuat game Visual Novel pendek, mungkin cara ini biasa saja. Namun kalau sebaliknya, kalian harus bekerja ekstra.</p>

<p>Hal lain yang kurang saya suka yaitu format untuk mengekspor gamenya. Formatnya hanya “.seevn” dan hanya bisa dimainkan di aplikasi SEEVN sendiri. Ini kurang menguntungkan kalian jika kalian ingin memproduksi game Visual Novel dan menjualnya. Jika kalian hanya ingin coba-coba atau hanya sekedar hobi, boleh lah dicoba.</p>

<p>Selain itu, pengembangan game engine ini tergolong lambat. Saya tidak tahu apakah karena masih baru atau bagaimana. Tapi yang pasti, sampai artikel ini ditulis, versi desktop hanya di v1.0, dan versi Android sudah di v.1.16 &amp; terakhir di update tanggal 11 Juli 2019.</p>

<p>Tidak adanya versi iOS juga membuat saya seperti ada yang kurang. Kenapa hanya Android? Saya jadi sedikit kasihan dengan orang-orang yang memakai iOS.</p>

<p>Dan yang paling terakhir, yang paling saya nggak suka dari game engine ini yaitu Community Support-nya yang jelek. Pihak dari WCU sendiri sampai artikel ini ditulis belum pernah membalas pertanyaan &amp; masalah dari pengguna SEEVN. Bahkan sampai saya mengirim surel pun, masih belum dibalas. Selain itu, website resminya pun belum tersedia. Hanya halaman Kebijakan Privasi saja yang tersedia.</p>

<h2 id="keuntungan-kekurangan">Keuntungan &amp; Kekurangan</h2>

<h3 id="keuntungan">Keuntungan</h3>

<p>    • Mudah dipakai
    • UI simple
    • Tersedia di Android, Linux, MacOS, dan Windows
    • Gratis
    • Ukurannya kecil</p>

<h3 id="kekurangan">Kekurangan</h3>

<p>    • Community Support-nya jelek.
    • Pengembangannya lambat (versi desktop).
    • Tidak ada versi iOS.
    • Website resminya belum ada.
    • Belum bisa membuat Visual Novel yang kompleks.
    • Tidak bisa memasukkan karakter. Karakter harus digabung dengan gambar background.
    • Format ekspor / publish hanya tersedia “.seevn”.</p>

<h2 id="nilai">Nilai</h2>

<p>6,75/10
“Not bad, not bad...”</p>

<h2 id="demo-game">Demo Game</h2>

<p>Kalian bisa mengunduh &amp; mencoba demo game yang saya buat saat mencoba SEEVN ini <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=V5qUh7fodtHh" rel="nofollow">disini</a>. Disitu saya sediakan dalam dua bentuk berkas. Yang satu bisa di edit dengan nama “SEEVN<em>Demo.seevn” dan satunya lagi yang sudah tidak bisa di edit lagi dengan nama “SEEVN</em>Fan<em>Demo</em>v1_lock.seevn”.</p>

<h2 id="penutup">Penutup</h2>

<p>Oke, sekian review kali ini, artikel ini juga tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diunduh <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=TC5Nad2zgnTX" rel="nofollow">disini</a> atau kalian juga bisa mengunduh dokumennya versi raw dalam format ODT yang bisa diedit <a href="https://ditokurniap-drive.mycozy.cloud/public?sharecode=UeJjypcFRxNd" rel="nofollow">disini</a>.</p>

<p>Untuk game engine ini hanya saya rekomendasikan untuk orang-orang yang baru memulai masuk ke dunia pembuatan game dan ingin sesuatu yang sederhana. Jika kalian ingin mempelajari game engine ini saya akan membuat tutorialnya di postingan selanjutnya. Ditunggu ya… Bye bye… :–)</p>

<p><a href="/vn-blog/tag:Review" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Review</span></a> <a href="/vn-blog/tag:GameEngine" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">GameEngine</span></a> <a href="/vn-blog/tag:SEEVN" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">SEEVN</span></a></p>

<blockquote><p>Artikel ini dilisensikan dengan lisensi <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id" rel="nofollow">CC BY-SA 4.0</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
      <guid>https://qua.name/vn-blog/review-seevn-game-engine-visual-novel-paling-gampang</guid>
      <pubDate>Fri, 19 Jul 2019 11:37:32 +0200</pubDate>
    </item>
    <item>
      <title>Review</title>
      <link>https://qua.name/vn-blog/review</link>
      <description>&lt;![CDATA[Terakhir di perbarui tanggal 27 Juli 2019 jam 11:06.&#xA;&#xA;Game Engines&#xA;LibreOffice Impress (Bukan Game Engine)&#xA;SEEVN&#xA;0m3ga Visual Novel Engine (Ditunda)&#xA;&#xA;Visual/Kinetic Novel Tools&#xA;#Review #GameEngine #VNTools]]&gt;</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p><em>Terakhir di perbarui tanggal 27 Juli 2019 jam 11:06.</em></p>

<h2 id="game-engines">Game Engines</h2>
<ul><li><a href="https://qua.name/vn-blog/review-libreoffice-impress-alat-murah-untuk-bikin-visual-novel" rel="nofollow">LibreOffice Impress (Bukan Game Engine)</a></li>
<li><a href="https://qua.name/vn-blog/review-seevn-game-engine-visual-novel-paling-gampang" rel="nofollow">SEEVN</a></li>
<li>0m3ga Visual Novel Engine (<strong>Ditunda</strong>)</li></ul>

<h2 id="visual-kinetic-novel-tools">Visual/Kinetic Novel Tools</h2>
<ul><li></li></ul>

<p><a href="/vn-blog/tag:Review" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">Review</span></a> <a href="/vn-blog/tag:GameEngine" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">GameEngine</span></a> <a href="/vn-blog/tag:VNTools" class="hashtag" rel="nofollow"><span>#</span><span class="p-category">VNTools</span></a></p>
]]></content:encoded>
      <guid>https://qua.name/vn-blog/review</guid>
      <pubDate>Wed, 17 Jul 2019 16:00:19 +0200</pubDate>
    </item>
  </channel>
</rss>